AZ-ZAHRA JAZIRAH WISATA GELAR MILAD KE-2
Lubuk Pakam, 7 Juni 2026 – Az-Zahra Jazirah Wisata, unit usaha di bawah naungan Az-Zahra Group yang bergerak di bidang layanan wisata Islami, menggelar peringatan Milad ke-2 dengan rangkaian kegiatan Tabligh Akbar, Manasik Praktik, Dzikir, Doa, dan Muhasabah di Masjid Agung Lubuk Pakam, Minggu (7/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh calon jamaah umrah, alumni jamaah, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari CEO Az-Zahra Group, Dr. H. Angga Syahputra, yang hadir didampingi Direktur Utama Az-Zahra Jazirah Wisata, dr. Lia Salvia Syahmalluddin, serta Direktur Bisnis dan Dakwah, Ardiyan Karo-Karo, S.Si.
Dalam sambutannya, Dr. Angga Syahputra menyampaikan rasa syukur atas perjalanan dua tahun Az-Zahra Jazirah Wisata yang terus berkembang berkat kepercayaan masyarakat.
“Kepercayaan jamaah adalah amanah yang sangat berharga bagi kami. Selama dua tahun perjalanan Az-Zahra Jazirah Wisata, kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, profesional, transparan, dan sesuai syariat. Kami berkomitmen menjaga amanah tersebut dengan meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan pengalaman ibadah yang nyaman, aman, dan penuh makna bagi setiap jamaah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah yang telah mempercayakan perjalanan ibadahnya kepada Az-Zahra Jazirah Wisata serta berharap perusahaan dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.
Sementara itu, Direktur Utama Az-Zahra Jazirah Wisata, dr. Lia Salvia Syahmalluddin, menegaskan bahwa momentum milad menjadi sarana evaluasi dan penguatan komitmen perusahaan.
“Milad ke-2 ini bukan sekadar perayaan usia perusahaan, tetapi menjadi momentum syukur, evaluasi, dan penguatan komitmen kami dalam melayani tamu-tamu Allah. Semoga Az-Zahra Jazirah Wisata senantiasa istiqamah menjaga amanah dan terus menjadi pilihan masyarakat dalam perjalanan ibadah ke Tanah Suci,” katanya.
Pada sesi Tabligh Akbar, tausiah disampaikan oleh Al-Ustadz Muhammad Sazli, S.Pd.I. yang mengajak jamaah untuk mempersiapkan bekal terbaik menuju kehidupan akhirat. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan kandungan Al-Qur’an yang menerangkan bahwa pada hari kiamat kelak, harta benda, jabatan, keluarga, maupun anak-anak tidak akan mampu memberikan pertolongan kepada seseorang, kecuali mereka yang datang menghadap Allah SWT dengan keimanan dan amal saleh.
“Banyak manusia yang menunda ibadah haji dan umrah dengan berbagai alasan, padahal kesempatan, kesehatan, dan kemampuan yang dimiliki hari ini belum tentu dimiliki esok hari. Karena itu, ketika Allah telah memberikan kelapangan rezeki dan kesehatan, maka segerakanlah memenuhi panggilan-Nya ke Baitullah,” ungkapnya.
Selanjutnya, sesi manasik dipandu oleh Al-Ustadz Jabal Nur Roid, Lc. yang menjelaskan secara rinci mengenai syarat, rukun, wajib umrah, sunnah-sunnah ibadah, larangan ihram, serta berbagai hal yang harus diperhatikan jamaah selama berada di Tanah Suci.
“Manasik bukan hanya tentang memahami tata cara ibadah secara teknis, tetapi juga mempersiapkan hati agar mampu menghadirkan kekhusyukan dan keikhlasan selama berada di Tanah Suci. Jamaah yang memahami manasik dengan baik akan lebih siap menjalankan ibadah secara sempurna,” jelasnya.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik manasik di area Masjid Agung Lubuk Pakam. Para peserta mempraktikkan tahapan-tahapan ibadah umrah mulai dari niat ihram, talbiyah, thawaf, sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah, hingga tahallul. Antusiasme peserta terlihat tinggi karena mereka dapat memahami secara langsung proses pelaksanaan ibadah umrah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Praktik manasik berlangsung lebih interaktif dengan pendampingan dari tim Az-Zahra Jazirah Wisata serta dipandu langsung oleh pemuda Muslim Karo dari AJWA Cabang Karo, yaitu Ustadz Wanda dan Ustadz Wandi, yang membantu mengarahkan peserta pada setiap tahapan simulasi manasik. Kehadiran keduanya turut memberikan semangat dan suasana edukatif sehingga peserta lebih mudah memahami tata cara pelaksanaan ibadah umrah secara benar.
Menjelang penutupan acara, seluruh peserta mengikuti dzikir, doa bersama, dan muhasabah yang dipimpin oleh Al-Ustadz Ahmad Bukhari, S.Pd.I. Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, jamaah diajak untuk melakukan introspeksi diri, memperbanyak istighfar, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, serta memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.
“Momentum terbaik untuk berubah adalah hari ini. Sebelum kita dipanggil menghadap Allah SWT, mari memperbanyak istighfar, memperbaiki hubungan dengan sesama, memperkuat ibadah, dan mempersiapkan diri menjadi hamba yang lebih baik agar hidup kita bernilai di dunia maupun di akhirat,” tuturnya.
Suasana haru menyelimuti masjid ketika para peserta bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan, keberkahan hidup, kemudahan menunaikan ibadah ke Tanah Suci, serta mendoakan keluarga dan umat Islam secara umum.
Melalui momentum Milad ke-2 ini, Az-Zahra Jazirah Wisata menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi penyelenggara perjalanan ibadah yang amanah, profesional, dan berorientasi pada pelayanan terbaik. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan perusahaan selama dua tahun, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta menumbuhkan semangat masyarakat untuk menyegerakan panggilan Allah SWT menuju Baitullah. (AS)
“Perjalanan Iman, Pengalaman Tak Terlupakan.”
Az-Zahra Jazirah Wisata
Melayani dengan Amanah, Membimbing dengan Cinta.



